Skip to Content
Loading...
Admin
Admin
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Semangat Fitri di Gerbang Sekolah : Tradisi Halalbihalal dan Tantangan Asesmen Menanti



Gemolong, 30 Maret 2026 – Suasana hangat Idulfitri masih terasa kental saat gerbang sekolah kembali dibuka pagi ini. Setelah menikmati libur panjang lebaran, seluruh civitas akademika kembali berkumpul dengan semangat baru yang terpancar dari wajah-wajah segar para siswa dan guru.

Mengawali dengan Kesucian Hati: Halalbihalal

Hari pertama masuk sekolah diawali dengan tradisi Halalbihalal. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum penting untuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi. Di tengah lapangan sekolah yang cerah, para siswa, guru, dan staf berbaris rapi untuk saling berjabat tangan.

Suasana haru dan ceria bercampur menjadi satu. Tradisi ini diharapkan dapat membersihkan hati dan pikiran, sehingga seluruh warga sekolah memiliki kesiapan mental yang lebih baik untuk menghadapi aktivitas akademik yang padat di depan mata.

Transisi Cepat: Dari Silaturahmi ke Meja Ujian

Namun, euforia lebaran tidak lantas membuat kedisiplinan mengendur. Seiring dengan berakhirnya masa liburan, agenda besar kurikulum telah menanti. Mulai hari ini, sekolah langsung tancap gas menyelenggarakan rangkaian asesmen penting yang akan berlangsung hingga 07 April 2026.

Pembagian fokus ujian tahun ini meliputi:

  • Kelas X dan XI: Melaksanakan Asesmen Tengah Semester (ASTS). Ujian ini menjadi parameter sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan di pertengahan semester genap ini.

  • Kelas XII: Menghadapi tantangan yang lebih besar, yaitu Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT). Sebagai jenjang akhir, ujian ini merupakan penentu penting bagi mereka sebelum melangkah ke gerbang perguruan tinggi atau dunia kerja.

Menjaga Fokus dan Integritas

Kepala Sekolah menekankan bahwa pelaksanaan asesmen tepat setelah lebaran adalah ujian sesungguhnya bagi kedisiplinan siswa.

"Libur lebaran adalah waktu untuk memulihkan energi (recharge). Kini, saatnya energi tersebut disalurkan untuk ketekunan belajar. Kami berharap siswa tetap menjaga integritas dan kejujuran dalam mengerjakan soal, sebagaimana nilai-nilai kesucian yang kita pelajari selama Idulfitri," ungkap beliau.

Para siswa diharapkan dapat mengatur waktu dengan bijak antara kegiatan sosial pasca-lebaran dan jadwal belajar yang intensif. Meski jadwal terasa padat, semangat kemenangan Idulfitri diharapkan menjadi bahan bakar ekstra bagi para siswa untuk meraih hasil maksimal hingga tanggal 7 April mendatang.

Selamat berjuang untuk seluruh siswa, dan selamat kembali berkarya di lingkungan sekolah yang penuh keberkahan!

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?